surat cinta untukmu
Dear cowokku tersayang,
Aku tidak tahu siapa kau, atau dimana atau kapan kita akan bertemu, tapi yang jelas aku berharap tak lama lagi.
Aku bukanlah anak seorang konglomerat kaya, aku bukanlah seorang yang paling jenius di kelasku.
Aku berdoa semoga kau akan mencintaiku meski aku cenderung melupakan hari ulang tahun, dan kalau orang tuamu mengundangku makan malam, tolong tuliskan nama mereka dengan tinta permanent di telapak tanganku supaya aku ingat.
Meskipun begitu, dimanapun engkau berada kini,aku ingin engkau tau satu hal.
bahwa AKU MENCINTAIMU APA ADANYA…..
Aku berdoa semoga ketika kita bertemu dan saling jatuh cinta, kau akan mencintaiku, karena diriku, dan tidak mengharapkan seseorang yang lebih kurus atau lebih cantik.
Kuharap kau takkan membandingkanku dengan cewek-cewek yang mungkin punya senyum yang lebih menawan. Kuharap kau akan membuatku tertawa, merawatku kalau aku sakit, dan bisa dipercaya.
Pahamilah bahwa saling mencintai berarti melewatkan waktu bersama-sama, tapi tidak sepanjang waktu. Kita tidak boleh melupakan teman-teman kita. Juga pahamilah bahwa aku kadang-kadang akan bersikap cemburu serta terlalu melindungi, tapi hanya karena akulah yang merasa tidak yakin, bukan karena kau yang berbuat salah.
Kalau kita pergi berkencan, kau tidak perlu memeras otak memikirkan akan membawaku kemana; yang penting aku akan bersamamu.
Kalau aku menangis, ketahuilah penyebabnya bukan kau, yang penting kau memelukku erat-erat, dan aku akan cepat sembuh. Dan jika penyebabnya kau, aku tetap akan sembuh.
Dan jika kita memutuskan untuk berpisah, pahamilah bahwa aku mungkin akan terluka, tapi aku ingin menjadi temanmu jika kauizinkan. Aku berjanji akan ingat bahwa kau juga punya perasaan, meskipun kau takkan pernah mengakuinya.
Beritahu aku jika ada perbuatanku yang mengganggumu, atau jika ada sesuatu yang terasa tak pas. Aku ingin kau selalu bersikap jujur kepadaku. Jika aku mengalami hari yang tidak menyenangkan, kuharap kau akan menghujaniku dengan keyakinan dan senyum.
Bersikaplah jujur padaku tanpa menyakiti. Dan aku berjanji akan selalu bersikap jujur kepadamu, karena kau layak diperlakukan dengan jujur.
Kuharap kau tidak berpikir aku meminta terlalu banyak darimu. Kuharap kau mengerti aku agak gugup dan sangat takut. Aku ingin bisa mengatakan bagaimana atau kapan kita akan bertemu, dan apakah kita akan selamanya saling mencintai… namun aku tak bisa mengatakannya, karena hanya Tuhan yang tahu.
Tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk bersikap baik dan sangat mencintaimu karena dirimu seutuhnya, tanpa berharap terlalu banyak darimu. Terimakasih karena telah mendengarkan; hanya ini yang aku minta.
Milikmu selalu,
Cena




