Tragedi coklat stroberi
Kenapa banyak orang yang ngomong coklat stroberi?
Apa mungkin perlu difilmkan dengan judul “AADCSEMPAK” (Ada Apa Dengan Coklat Stroberi Sampe Eke Mao bilang Plis Dong Ah Kasitau”(rada maksa ya, Xixixi))
Mulai Dari Kawan kuliah Sampe kawan lab yang notabene anak – anaknya ga terpengaruh pergaulan bebas (HAH?)
Tapi merasa beruntung juga sih bisa di lab, coz jadi ada control diri gitu ditengah luasnya pergaulan anak muda yang biasanya ajep – ajep (Tuh da gw baekin tuh,,,,naek gaji plisss….Xiixixi)
Anyway, disini saya tidak akan membahas soal masalah coklat stroberi atau bagaimana cara membuat coklat menjadi stroberi ataupun sebaliknya….
Yang ingin saya bahas disini adalah fenomena ttg kata coklat stroberi yang menurut saya ada sesuatu masalah dimana anak muda jaman sekarang (kawan gw khususnya) mempresepsikan kata – kata itu sebagai suatu bentuk kata yang negatif.
Kata – kata coklat stroberi yang awal mulanya berasal dari film yang dimainkan oleh
Cena timothi, nino, dan kawan – kawannya ini. Sekarang telah menyebar menjadi suatu kata – kata yang rancu.
Ini adalah beberapa kejadian yang berkaitan dengan kata – kata itu. Nama pemeran akan disamarkan berhubung dengan si owner yang tidak ingin namanya tercemar dengan adanya cerita ini. Sekaligus melindungi diri gw sendiri dari somasi (alamak..makan aza susah, masih kena somasi, kalo somaysi gw mao dah….ada yang berminat mau ngasih?).
Back to the point ,
Menurut kawan gw yang sekarang makna Coklat stoberi yang sekarang berarti Homo….
Dilain sisi ada yang bilang kalo coklat berarti Homo
Dan stroberi berarti lesbi….(plis deh ga meaning banget ga sih?)
Beberapa kejadian yang menurut gw menambah rumit sisi lain dari makna kata coklat stroberi
Kejadian 1 : ( semua jenis kelamin dalam kejadian ini adalah pria, iya pria!, yang punya kumis, jakun sama jenggot)
Kawan 1 : hai bro, apa kabar?
Kawan 2 : hai, dah lama ga jumpa (sambil cipika cipiki sama kawan 1)
Kawan 3 : lo berdua coklat stroberi ya?
Kawan 1 dan kawan 2 : HAH???
Coba deh pikir – pikir, banyak kok artis, pejabat, yang cipika- cipiki, apa ada yang salah dengan cipika cipiki? Kok langsung dijudge, ( ngerti dong di judge,,,,) coklat stroberi?
Lagipula kasian juga sama abang – abang yang kebetulan jualan coklat sama stroberi, nanti kalo anaknya sang pedagang itu lagi main, kan bisa berabe…kasian anaknya.
Contoh Kejadian :
Guru : tono, kenapa kerjaan orang tua kamu dikosongkan?
Tono : anu bu, saya malu….( diharapkan setelah membaca kalimat ini anda
tidak salah persepsi, bukan si anu yang malu atau malu karena anu)
Guru : malu kenapa tono?
Tono : bapak saya penjual coklat stroberi
Guru : berdecak decak sambil geleng kepala
Teman sekelas : ketawa ngakak
Guru : bingung
Tono : cari tali buat gantung diri
Tuh kan , makanya plis ya buat para pemuda dan pemudi yang sampe sekarang masih mempopulerkan kata kata ini, kawan gw pada khususnya…
PLIS STOP IT!!!
Kasian lah dikit sama anak – anak yang bokapnya kerjanya jadi tukang coklat stroberi…
Atau kasian sama orang – orang yang sakit hati gara – gara candaan yang menurut lw sante aza, tapi bisa membekas terus di hati orang.
Ingat bro, kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan. ( terus apa hubungannya?)
Keep smile….





hohoho…jadi ini tho….ya ampun na na…gw napa ga mudeng mudeng ya smalem di ceritain…dasar ODONG gw….
Comment by diyniy — March 11, 2008 @ 1:03 am
coklat stroberi? kenapa engga? rasanya juga enak koq! aku pernah nyobain tuh produk makanan ringan dari “chiki” tapi yang stick, luarnya dibaluri coklat dan di dalamnya rasa stroberi. mungkin judul film itu terinspirasi dari produk itu kali ya!..
Comment by dharto — April 2, 2008 @ 9:55 am
patung siapa? Patung Cena ya ga ada..kalo patung2 yang lain ada..
Comment by dharto — April 2, 2008 @ 10:47 am